saat kumulai jatuh hati
kau berikan ku setangkai mawar
semua terasa terhenti dan semuanya
gelap gulita
saat kau menyatakan cinta padaku
tangan ku selalu kuat untuk menyambut
mu
namun kaki dan lutut selalu melemah
saat berdekatan dengan mu
tapi semua yang kau janjikan sekedar
mimpi bagiku
semua perkataan tak pernah benar
semua nya kau ingakari
ingin kucoba untuk membakar hujan
dan melihat hujan api tersebut membakar
tubuhmu
ingin kulihat kau menangis dan
menyebut nama ku
ketika kau mulai bersilat lidah padaku
sebenarnya aku sadar dan mengetahuinya
tapi kucoba kuat sambil menutup kedua mata ini
meskipun kita bersama kita takkkan
mendapat hal yang lebih baik
ingin ku coba kembali untuk membakar
hujan
lagi dan lagi aku hendak melihat titik
titik api tersebut menghanguskan badan mu
hingga tercium bau-baupenyesalan
terbakarlah semua
terbakar lah
hingga ku dengar rengekan sesal dari
mulutmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar